Senin, 09 November 2009

4 waktu mustajab

Allah SWT dalam al Qur'an berjanji akan mengabulkan do’a manusia. Sebagaimana kitahui bersama bahwa Janji Allah tidak akan pernah teringkari. Namun yang menjadi persoalan adalah kenapa masih banyak do’a kita yang kita rasa masih belum dikabulkan oleh-Nya?.
Menjawab pertanyaan tersebut, memang cukup sulit, disebabkan banyaknya kemungkinan jawaban. Yang termasuk dalam kemungkinan tersebut adalah disebabkan karena waktu yang belum tepat.
Ada empat waktu mustajab selain lailatul qodar yang tidak diragukan lagi. Siapapun yang berdo’a pada empat waktu tersebut, niscaya Allah akan mengabulkannya. Pertama, pada sepertiga malam akhir (tsulutsai lali akhir). Kedua, pada waktu sujud. Ketiga, hari jum’at. Ada yang mengatakan bahwa yang dimaksud hari jum’at adalah pada waktu khotib duduk diantara dua khutbah. Keempat, antara adzan dan iqomah.
Selain yang termaktub diatas, tentunya terdapat syarat yang harus terpenuhi secara individu agar do’a seseorang dikabuli oleh Allah. Yakni, Khushu’, tidak tergesa-gesa, yakin bahwa do’anya akan dikabulkan, dan tidak makan kecuali makanan yang halal.
Sudah terpenuhikah syarat-syarat tersebut pada diri kita????

Tidak ada komentar:

Posting Komentar